Gagal Total, Fulham Pecat Ranieri

Gagal Total, Fulham Pecat Ranieri

Posted on

Fulham mengambil keputusan untuk memecat manajer mereka, Claudio Ranieri pada Kamis (28/2). Keputusan mengakhiri kerjasama itu dibuat usai Fulham bertekuk lutut dari Southampton. Hasil negatif itu menjadikan mereka terdampar pada tempat ke-19 klasemen Liga Inggris.

Ranieri didapuk menjadi pelatih pada November 2018. Manajer dari Italia ini jadi pengganti Slavisa Jokanovic yang menghantarkan Fulham naik divisi ke kasta tertinggi Liga Inggris. Sepanjang 17 laga diasuh Ranieri, tim dari London ini cuma memenangkan pertandingan 3 laga.

“Claudio memasuki kondisi yang pelik, mewarisi skuat yang cuma mendapat, 1 angka dalam 8 laga sebelumnya. Dia memberi dorongan langsung dengan memimpin tim kami mendapat 9 angka dalam 8 laga perdananya menjadi pelatih, ” tutur Shahid Khan, pemilik tim Fulham dilansir Football5star dari BBC.

Walau memutus kesepakatan kontrak Claudio Ranieri, Shahid mendoakan yang paling baik buat Ranieri. Dia berharap Claudio Ranieri dapat sukses di klub lain.

“Meskipun kami tak bisa menahan langkah ini (kemenangan pada awal) setelahnya, aku bersyukur atas usahanya. Claudio pergi dari Fulham sebagai rekan kami serta ia tentu bakal sukses lagi secepatnya, ” tutur Shahid Khan.

Buat sementara, Fulham menunjuk Scott Parker menjadi karteker. Parker bukan orang anyar di tubuh Fulham. Dia merupakan eks kapten tim yang bermarkas di Craven Cottage itu.

“Penugasan begitu saja Scott cuma guna menghantarkan rombongan saya menstabilkan, menumbuhkan, serta mendapatkan balik lagi diri rombongan saya menjadi tim sepakbola. Apabila Scott bisa menjawab tantangan ini, serta bintang-bintang rombongan saya merespons kesempatan ini, kemungkinan hasil positif bakal mengingat di dalam banyak bulan nanti. ”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *